JIKA ditanya siapa pemain Persib Bandung yang selalu tampil cemerlang, jawabannya bisa jadi adalah si gelandang jangkar Hariono. Tipikalnya licin, sedikit keras serta selalu berbicara dengan performanya, bukan sekadar mulutnya.
Ya, Hariono memang dikenal tangan dingin. Meski pendiam, namun jika sudah turun di lapangan hijau, semua orang hanya perlu melihat aksinya. Tak jarang, gayanya yang akrobatik membuat penonton terpukau.
Saat pasukan Maung Bandung menghempaskan Sriwijaya FC, Jumat (22/4/2011) Hariono masih konsisten dengan permainan ngotot dan penuh semangat. Di lini tengah, ia dan Eka Ramdani dkk harus mati-matian menahan gempuran dari para punggwa Laskar Wong Kito.
"Ya, kita memang harus mati-matian pada pertandingan kemarin. Karena Sriwijaya bermain sangat bagus dan ngotot. Itu juga yang membuat saya termotivasi untuk bisa menahan gempuran Sriwijaya di lini tengah sebagai gelandang bertahan," ujar Hariono kepada persibholic.com.
Meski Persib sempat beberapa kali kecolongan yang membuat para pemain Sriwijaya dengan mudah masuk ke daerah Persib, namun Hariono bersyukur tidak ada satu pun peluang tersebut yang bisa menjadi gol bagi tim lawan.
"Kita sempat kecolongan dengan masuknya para pemain Sriwijaya ke daerah Persib. Padahal sebelumnya pelatih sudah mengingatkan kita agar pemain lawan jangan sampai masuk ke daerah pertahanan Persib. Tapi kita beruntung," tambah pemain asal Sidoarjo itu.
Yang terpenting bagi Hariono, kedepannya harus terus berusaha untuk lebih bagus lagi dalam pertandingan berikutnya. Kemenangan kemarin menjadi modal bagi seluruh pemain.
"Ya, untuk kedepannya saya akan berusaha lebih keras dan mudah-mudahan pertandingan selanjutnya Persib bisa kembali menang," harapnya. (Ziyan M Nasyith)
Ya, Hariono memang dikenal tangan dingin. Meski pendiam, namun jika sudah turun di lapangan hijau, semua orang hanya perlu melihat aksinya. Tak jarang, gayanya yang akrobatik membuat penonton terpukau.
Saat pasukan Maung Bandung menghempaskan Sriwijaya FC, Jumat (22/4/2011) Hariono masih konsisten dengan permainan ngotot dan penuh semangat. Di lini tengah, ia dan Eka Ramdani dkk harus mati-matian menahan gempuran dari para punggwa Laskar Wong Kito.
"Ya, kita memang harus mati-matian pada pertandingan kemarin. Karena Sriwijaya bermain sangat bagus dan ngotot. Itu juga yang membuat saya termotivasi untuk bisa menahan gempuran Sriwijaya di lini tengah sebagai gelandang bertahan," ujar Hariono kepada persibholic.com.
Meski Persib sempat beberapa kali kecolongan yang membuat para pemain Sriwijaya dengan mudah masuk ke daerah Persib, namun Hariono bersyukur tidak ada satu pun peluang tersebut yang bisa menjadi gol bagi tim lawan.
"Kita sempat kecolongan dengan masuknya para pemain Sriwijaya ke daerah Persib. Padahal sebelumnya pelatih sudah mengingatkan kita agar pemain lawan jangan sampai masuk ke daerah pertahanan Persib. Tapi kita beruntung," tambah pemain asal Sidoarjo itu.
Yang terpenting bagi Hariono, kedepannya harus terus berusaha untuk lebih bagus lagi dalam pertandingan berikutnya. Kemenangan kemarin menjadi modal bagi seluruh pemain.
"Ya, untuk kedepannya saya akan berusaha lebih keras dan mudah-mudahan pertandingan selanjutnya Persib bisa kembali menang," harapnya. (Ziyan M Nasyith)

